WeCreativez WhatsApp Support
Tim dukungan pelanggan kami ada di sini untuk menjawab pertanyaan Anda. Tanya kami apa saja!
Hai, apa yang bisa kami bantu?
5 Hal yang Sebaiknya Anda Tahu Sebelum Coba Hipnoterapi

5 Hal yang Sebaiknya Anda Tahu Sebelum Coba Hipnoterapi

Hipnoterapi

Kondisnya adalah, Anda mengalami pergolakan antara alam sadar dan alam bawah dasar Anda. Alam sadar berisi logika, rasional, dan tempat mengambil keputusan.

Tapi apa Anda tahu kalau pikiran alam sadar hanya punya porsi 12% dari seluruh isi otak?

Sisanya, 88% berisi alam bawah sadar!

Jika Anda punya kesulitan mengubah perilaku atau kebiasaan, ini karena area alam bawah sadar belum terbuka sepenuhnya.

Contohnya seperti ini. Saat Anda punya rencana diet, tapi justru Anda makan apapun tiap malam sebelum tidur. Pikiran sadar Anda tahu kalau kebiasaan ini berseberangan dengan rencana Anda. Tapi alam bawah sadar Anda akan bilang ‘Makan membuat nyaman, aman, dan puas’.

Intinya, jika mau merubah kebiasaan buruk, Anda harus membangun asosiasi positif ke pikiran bawah sadar dulu. Satu cara yang paling jitu yaitu hipnoterapi.

Selain untuk mengatasi kebiasaan buruk, hipnoterapi juga membantu meningkatkan percaya diri, fokus, menghilangkan stress, juga lainnya. Apapun tujuannya, hipnoterapi merupakan alat paling ampuh untuk memprogram kembali alam bawah sadar hingga ke tingkat paling dasar.

Tapi, ada hal penting yang baiknya Anda tahu sebelum coba hipnoterapi.

Sebelum Coba Hipnoterapi

Sumber: psycologies.co.uk

Hipnoterapi

#1. Sesi hipnoterapi berbeda dengan apa yang Anda lihat di atas panggung.

Memang benar, pertunjukan hipnotis di atas panggung adalah nyata, tapi ini ditujukan untuk hiburan semata. Tak lebih!

Mengaum seperti singa atau berlompat-lompat seperti simpanse hanya bagian dari pertunjukkan, dan ini tak ada hubungannya sama sekali dengan hipnoterapi. Anda akan selalu dikontrol oleh hipnoterapis sehingga tak akan mengaum atau lompat-lompat, kecuali kalau Anda yang minta.

Pada intinya, apa yang terlihat di panggung sama sekali beda saat menjalani sesi terapi.

#2. Keajaiban hipnoterapi hanya mitos.

Kabar baiknya, hipnoterapi itu aman, efektif, dan memberi hasil cepat dibanding dengan model terapi lain. Yang jadi soal, Anda hanya tahu sebatas ini saja.

Jika mau jujur, hipnotis bukan sesuatu yang ajaib, dan dalam banyak kasus, hipnoterapi tak akan menghasilkan apapun dalam semalam. Butuh banyak sesi untuk melihat progress. Sebagai gambaran, berapa jumlah sesi hipnoterapi yang diperlu tergantung tingkat keparahan kondisi mental pasien.

Selalu ingat, setidaknya butuh 21 hari untuk membuat kebiasaan baru dengan frekuensi mengulang kebiasaan 3-6 kali dalam seminggu. Sesi yang berkelanjutan akan memberi hasil yang baik.

#3. Siapa saja bisa dihipnotis.

Selalu penting untuk mengingat bahwa hipnotis adalah soal kemauan diri. Anda tak akan bisa dihipnotis jika Anda memang tak ingin, dan kerja sama dengan hipnoterapis butuh rasa saling percaya.

Alasan umum kenapa hipnotis selalu gagal saat diinduksi yaitu karena anda canggung dengan hipnoterapis yang menangani sehingga alam bawah sadar menolak apa yang diucapkan. Atau, bisa juga karena hipnoterapis yang Anda pilih memang tak punya kapabilitas.

Baiknya ketahui dulu latar belakang hipnoterapis yang Anda pilih sebelum terlanjur memulai sesi terapi.

#4. Hipnotis berbeda dengan tidur.

Mudahnya, hipnotis akan membuat Anda begitu rileks tapi otak tetap bangun dan waspada. Jadi, sama sekali beda dengan tidur!

Praktiknya, Anda mungkin diminta tidur, tapi ini bukan tujuan utama dari sesi hipnoterapi. Adalah tugas utama hipnoterapis untuk membuat Anda sangat rileks saat sesi berjalan. Tapi di sisi lain, hipnoterapis harus menjaga Anda tetap bangun.

Meski pikiran Anda sedang ada di mode rileks paling dalam, tapi Anda tetap bisa dengar apa saja yang diucap hipnoterapis pada Anda.

#5. Hipnoterapis bukan dokter.

Hipnoterapi bukan dimaksudkan untuk mengganti prosedur medis, tapi lebih seperti alat yang membantu proses pemulihan pasien.

Hipnoterapi tak akan bisa menyembuhkan penyakit kanker, tapi bisa membantu mempercepat proses penyembuhan setelah prosedur medis diambil.

Kemampuan utama hipnoterapis lebih spesifik ke perbaikan karakter dan modifikasi perilaku. Hipnoterapis juga tak punya hak untuk mendiagnosa suatu penyakit atau bahkan menyembuhkan penyakit layaknya praktisi kesehatan macam dokter.

Jadi bagaimana, sudah mantap untuk melakukan hipnoterapi?

4 Pertanyaan yang Harus Anda Tanyakan ke Psikolog Anak

4 Pertanyaan yang Harus Anda Tanyakan ke Psikolog Anak

Hipnoterapi

Psikolog Anak

Mungkin saja Anda melihat tAnda-tAnda kelainan anak sejak seminggu yang lalu, sebulan yang lalu, atau bahkan setahun yang lalu.

Pemicunya bisa beragam. Dari masalah dengan teman-temannya, pekerjaan sekolah yang membuat stress, selalu cemas tiap waktu, lingkungan keluarga yang tak mendukung, atau sebab lainnya.

Saat Anda mulai sadar dengan apa yang terjadi pada anak, Anda pasti mulai khawatir dengan kondisi psikisnya, dan situasi keluarga Anda mulai sedikit memburuk karena masalah demikian. Jika ini yang terjadi pada anak Anda, tak perlu menunggu waktu lagi untuk segera mengunjungi psikolog anak.

Yang jadi masalah adalah, banyak orangtua yang takut untuk membawa anaknya ke terapis dengan alasan beragam, dan kadang tak masuk akal.

Anda mungkin bertanya, apa yang dilakukan psikologis ke anak? Bagaimana kalau terapis mengklaim kalau anak mengalami gangguan jiwa? Dan, apakah membawa anak ke terapis berarti secara tak langsung mengartikan Anda gagal sebagai orangtua?

Pasti ada banyak pertanyaan lain, tapi Anda tak perlu berpikir sejauh itu.

Sederhana saja, cukup tanyakan ini pada terapis anak saat Anda konsultasi.

Tanyakan ke Psikolog Anak

Sumber: thejakartapost.com

Hipnoterapi

Psikolog Anak

#1. Bagaimana cara Anda (terapis) mengatasi masalah ini?

Karena Anda masih di tahap konsultasi dan terapis belum pernah ketemu anak Anda, jadi kemungkinan program terapi yang diterapkan belum bisa dijawab sempurna.

Yang bisa Anda lakukan hanya cerita tentang perubahan yang dialami anak Anda ke terapis. Paling tidak, Anda akan diberi tahu gambaran strategi yang nantinya diterapkan. Misalnya lewat komunikasi intim, berpikir dari perspektif anak, mengolah stress dan frustasi, membangun rasa percaya diri, dan mengatasi penyebab kecemasan.

Tujuannya adalah menolong anak secara praktikal dan memberi dukungan secara emosional.

#2. Apa peran saya dalam terapi ini?

Kebanyakan terapi anak pasti melibatkan orangtua, termasuk dalam sesi pertemuan.

Pada dasarnya, terapis hanya ahli dalam ilmu psikologi, dan orangtua-lah yang kenal luar dalam anaknya. Atas dasar ini, orangtua tetap diminta ikut berperan aktif saat terapi dimulai.

Bahkan, semakin kecil anak Anda, keterlibatan aktif Anda makin diperlukan dalam tiap terapi. Untuk kasus ini, justru orangtua yang berperan sebagai terapis. Sedang psikolog berperan sebagai jembatan komunikasi antara anak dan Anda.

Bukannya tanpa alasan, sebab Anda yang selama ini menghabiskan waktu dengan anak, dan Anda juga yang nantinya akan menerapkan strategi yang diberi terapis.

#3. Bagaimana terapi dimulai?

Mulanya, obrolan hanya dilakukan antara terapis dan Anda sebagai orangtua.

Alasannya, Anda adalah sebagai orang yang paling tahu situasi anak Anda, juga paham akar masalahnya. Lebih dari itu, di obrolan ini Anda bisa mengukur bagaimana kecakapan terapis sehingga bisa mengambil kesimpulan, apakah sesuai dengan yang Anda harapkan atau tidak.

Salah satu parameter penting yang mendukung suksesnya terapi yaitu kerja sama orangtua, terapis, dan anak. Dengan menyatukan tiga elemen tersebut, terapi baru bisa berjalan sesuai dengan apa yang disepakati di awal.

#4. Anak saya mungkin akan menolak, bagaimana cara saya mengatakan?

Cuma ada segelintir anak yang benar-benar mau tatap muka langsung dengan terapis atau psikolog.

Ini masih dianggap normal karena anak tak tahu apa yang bakal didapat, dan anak selalu berpikir sudah berbuat jahat sehingga dibawa ke terapis atau psikolog. Untungnya, terapis dibekali kemampuan bicara yang luar biasa sehingga bisa membuat nyaman anak dan akhirnya mau bicara.

Tapi jika Anda masih mengalami kesulitan, Anda bisa coba cara berikut.

Untuk anak yang masih kecil, Anda bisa mengatakan ‘Dia tipe pria/wanita yang bisa buat kamu senang. Dia juga punya banyak mainan dan game di kantornya’.

Untuk anak kecil yang sudah beranjak tumbuh, ‘Kami barusan ketemu dokter Hanna, dan ayah/ibu pikir kamu akan senang kalau kamu mau menyapanya’.

Sederhana bukan!

5 Tanda Anak Anda Perlu Terapi, Apa Saja?

5 Tanda Anak Anda Perlu Terapi, Apa Saja?

Hipnoterapi Anak

Terapi Anak

Pada prosesnya, anak akan tumbuh besar. Dan saat beranjak tumbuh, anak sering mengahadapi beragam masalah. Yang paling sering seperti stress, murung, juga bullying.

Jadi kian rumit semisal anak anda tak punya kemampuan menyelesaikan persoalan yang dihadapi secara mandiri, dan di titik inilah anda butuh bantuan dari ahlinya, terapis.

Yang jadi masalah, anda dan para orangtua kerap menunggu dengan dalih waktunya kurang tepat untuk mencari psikolog atau terapis. Ini seperti saat anak anda terluka dan anda langsung membawa ke rumah sakit. Hal yang sama seharusnya anda lakukan kalau anak mengalami stress, cemas, juga depresi.

Kabar baiknya, anda bisa menemukan banyak terapis handal untuk memecahkan masalah yang dihadapi anak.

Apalagi saat anda mendapati gejala seperti ini.

Tanda Anak Anda Perlu Terapi

Sumber: tangibledifference.com

Hipnoterapi Anak

Terapi Anak

1.      Perilaku buruk

Anda bisa melihatnya dari dua hal, sekolah dan rumah.

Saat anak bermasalah dengan emosi, apa saja bisa dilakukan. Bahkan di sekolah yang penuh aturan. Misalnya, selalu membantah perkataan guru, jahat secara fisik dengan teman sekolah, atau berkata buruk tentang apapun.

Di rumah, perilaku buruk yang dilakukan bisa berupa apapun. Contoh paling umum yaitu bertengkar dan memukul dengan saudaranya. Atau jika anda merasa selalu dibantah tiap bicara, itu sudah menunjukkan tanda kalau anak perlu terapi.

2.      Mengisolasi diri

Pertemanan akan berubah seiring waktu, dan beberapa anak suka berada di tengah kelompok besar. Tapi jika anda melihat anak anda menghindar, ini menjadi semacam peringatan.

Jika anda tanya apa yang terjadi, kemungkinan jawaban yang muncul yaitu ‘Teman-teman membenciku’ atau ‘Tak ada yang mau berteman denganku’. Ini merupakan sinyal merah untuk anda sebagai orangtua, dan sudah selayaknya anda mengambil tindakan yang tepat.

Mengunjungi terapis adalah kunci utama supaya anak anda tetap baik-baik saja.

3.      Sedih berlebihan

Semua anak pasti sedih, dan semua anak pasti menangis. Ini termasuk hal wajar, karena bagian masa kanak-kanak.

Tapi jika frekuensinya berlebihan, itu menandakan ada yang tak beres.

Sebagai orangtua, anda pasti lebih paham tentang anak anda dan mampu membedakan mana tangisan normal dan mana yang dibuat-buat. Begitu juga saat sedih, anda pasti paham durasi sedih normal dan saat sedih berlebihan. Yang dibutuhkan hanya kejelian anda dalam membaca situasi.

4.      Pola makan dan tidur berubah

Yang namanya tumbuh besar, pasti menuntut perubahan. Tentunya ke arah yang lebih positif.

Beda hal jika tumbuh kembang anak ke arah negatif, dampaknya bisa luar biasa terhadap psikis anak saat nanti tumbuh besar. Di antara contoh perubahan negatif yaitu pola makan dan pola tidur berubah.

Selalu waspada saat anak makan lebih atau kurang dari porsi biasanya, ini menandakan ada yang pikirannya. Begitu juga saat anda menjumpai anak anda susah tidur malam hari. Jika pun tidur, biasanya hanya sebentar dan kadang sering mimpi buruk.

5.      Bicara sembarangan dan diulang

Masih merupakan normal jika anak bicara kematian atau cara dia mati selama masih dalam tahap eksplorasi tentang apa yang tak diketahuinya. Tapi saat bicara tentang kematian dan diulang terus, ada bahaya besar terkait psikis anak.

Selalu beri perhatian lebih saat anak mengungkit tentang kematian atau bunuh diri, terutama dari bahasa yang digunakan. Jika itu gaya bahasa khas anak, berarti itu masih dalam tahap wajar.

Tapi sebaiknya, semisal ada pembicaraan apapun mengenai kematian dan bunuh diri, itu tanda pasti kalau anak anda butuh psikolog anak.

Sebagai orangtua, jangan pernah takut menghubungi terapis jika menemukan beberapa tanda di atas.

CBT: Terapi Insomnia Tanpa Obat Paling Jitu

CBT: Terapi Insomnia Tanpa Obat Paling Jitu

Hipnoterapi

Terapi Insomnia

Alih-alih menggunakan obat tidur, terapi cognitive behavioral treatment (CBT) nyatanya lebih efektif.

Khusus anda yang anti mengkonsumsi pil juga obat lain, CBT bisa menjadi pilihan logis yang harus anda ambil. Terapi ini juga untuk siapapun yang mengalami insomnia tapi tak mau tergantung obat saat ingin tidur.

Seperti yang sudah banyak diketahui, insomnia termasuk penyakit umum yang banyak diderita. Dan memilih terapi yang tepat bisa menjadi langkah krusial yang membantu anda bebas dari insomnia.

Sebagai tambahan informasi, insomnia tak cuma didefinisikan sebagai penyakit susah tidur, tapi juga susah ngantuk dan cepat bangun tidur tanpa bisa tidur lagi meski hanya tidur sebentar.

CBT merupakan terapi paling efektif untuk insomnia parah, dan selalu direkomendasikan pertama kali. Terapi ini merupakan program terstruktur untuk membantu mengidentifikasi pikiran dan perilaku yang menyebabkan susah tidur.

CBT membantu mengatasi akar masalah, dalam arti penyebabnya.

Tak seperti pil tidur yang hanya berfungsi untuk menstimulus rasa kantuk supaya cepat datang tanpa menghilangkan penyebab susah tidur.

Lantas, bagaimana tahapan CBT sebenarnya?

Terapi Insomnia Tanpa Obat

Sumber: chatelaine.com

Hipnoterapi

Terapi Insomnia

1.      Stimulus control

Metode ini membantu menghilangkan faktor apapun yang mengganggu pikiran sehingga menolak tidur.

Pada praktiknya, anda akan dilatih mengatur waktu tidur dan bangun tidur secara konsisten, menghindari tidur siang, memakai tempat tidur hanya untuk tidur dan berhubungan seks, dan meninggalkan kamar tidur jika tak segera tidur dalam 20 menit.

Insomnia kadang disebabkan pemakaian kamar tidur yang tak tepat, situasi kamar membuat stress, atau kamar malah dipakai untuk nonton TV. Itu sebabnya, kamar tidur harus difungsikan seperti seharusnya, yaitu untuk tidur dan berhubungan seks.

2.      Sleep restriction

Rebahan di tempat tidur dalam keadaan bangun bisa menjadi kebiasaan yang memicu pola tidur memburuk. Intinya, terlalu banyak menghabiskan waktu di tempat tidur bisa memengaruhi tidur.

Terapi ini mengurangi waktu yang anda habiskan di tempat tidur sehingga anda merasa kangen tempat tidur. Saat waktu yang ditentukan usai, anda akan merasa seperti bebas hukuman dan bisa tidur ke tempat tidur lagi.

Begitu pola tidur sudah membaik, waktu pemakaian tempat tidur akan meningkat.

3.      Sleep hygiene

Metode ini melibatkan perubahan dasar dari gaya hidup yang punya efek ke pola tidur, seperti merokok dan mengkonsumsi kafein saat malam, minum alkohol, atau tak melakukan olahraga secara teratur.

Sleep hygiene merujuk ke kebiasaan dan lingkungan yang mendukung untuk tidur. Paling tidak, ada empat faktor utama dalam sleep hygiene, antara lain circadian rhythm (pola 24 jam), umur, psikologi, dan stimulus yang digunakan.

4.      Sleep environment improvement

Dibutuhkan suasana yang mendukung supaya anda bisa cepat lelap dalam tidur, dan inilah tujuan dari sleep environment improvement.

Anda diharuskan membuat lingkungan tidur yang nyaman, misalnya dengan menjaga ruangan tetap sunyi, redup, dan sedikit dingin.

Singkirkan TV yang ada dalam kamar, dan sembunyikan jam apapun dari pandangan. Dua hal ini begitu mengganggu, dan otak akan selalu aktif kalau melihat dua benda ini.

5.      Relaxation training

Tahapan ini akan membantu anda untuk menenangkan pikiran dan tubuh. Pendekatan yang dipakai termasuk meditasi, imajinasi, juga lainnya.

Metode yang dipakai seperti progressive muscle relaxation (PMR), teknik pernafasan, juga self-hypnosis yang bisa membantu mengatasi insomnia. PMR membantu anda meredakan tensi dan membuat otot dalam tubuh relaks sembari berkonsentrasi karena peregangan.

6.      Remaining passively awake

Ini seperti paradoks atau kebalikan.

Saat anda ingin tidur, pasti anda melakukan apapun supaya cepat lelah dengan harapan bisa cepat tidur. Masalahnya, kadang cara ini tak berhasil.

Paradoks justru menyarankan sebaliknya, yaitu jangan melakukan usaha apapun untuk bisa tidur. Logikanya, jika anda khawatir tak bisa tidur justru anda tak bisa tidur betulan karena selalu memikirkan cara untuk tidur.

Dengan membiarkan kekhawatiran ini, anda justru bisa rileks dan lebih mudah tidur.

Mengenal Terapi Psikologi Untuk Keluarga

Mengenal Terapi Psikologi Untuk Keluarga

Hipnoterapi

Terapi Psikologi Untuk Keluarga

Demi rumah tangga yang baik, suami istri dan anak harusnya rela menekan ego masing-masing. Lewat cara seperti ini, benih perselisihan bisa dihindari.

Depresi merupakan efek buruk dari situasi rumah tangga yang tak kondusif. Umumnya, akibat perselisihan yang tak terselesaikan dengan baik antar individu dalam keluarga.

Efeknya bisa makin parah jika terdapat anak kecil di rumah, sudah pasti mentalnya jadi terganggu.

Untuk menyelesaikan situasi yang rumit ini, peran terapis atau psikolog sangat diperlukan. Gunanya, menyatukan keluarga yang sempat terpecah karena konflik kepentingan.

Menilik situasi terkini, peran terapi psikologi untuk keluarga makin penting berkaitan dengan kesehatan mental. Logikanya, keluarga yang sehat akan membuat individu sehat. Stabilitas mental jadi kunci untuk membuat hidup bahagia demi meraih masa depan.

Paling tidak, dikenal beberapa jenis terapi psikologi untuk keluarga yang sering diterapkan para professional.

Terapi Psikologi Untuk Keluarga

Sumber: cognifit.com

Hipnoterapi

Terapi Psikologi Untuk Keluarga

1.      Structural therapy

Fokus utama dari terapi ini yaitu menyesuaikan dan menguatkan sistem dalam keluarga untuk memastikan bahwa orangtua adalah kepala rumah tangga dan anak harus ikut aturan.

Dengan kata lain, terapi struktural mencoba memperbaiki peran tiap anggota keluarga.

Untuk terapi psikologi semacam ini, terapis akan bergabung ke keluarga dan ikut terlibat aktivitas harian untuk mendapat gambaran jelas mengenai kondisi keluarga. Hasil pengamatan lalu diolah sedemikian rupa untuk menemukan satu metode paling tepat.

2.      Strategic therapy

Bentuk terapi ini lebih singkat dan langsung, yang mana terapis memberi PR untuk keluarga.

Pekerjaan ini diharapkan bisa membuat komunikasi lebih intens sehingga tiap anggota keluarga sering interaksi dan melakukan penyesuaian dengan peran dan tugas masing-masing.

Untuk model ini, terapis punya posisi paling tinggi, karena seolah-olah bisa mengatur anggota keluarga untuk melakukan ini itu.

3.      Systemic therapy

Jenis terapi sistemik fokus pada pola komunikasi dan alasan dibalik perilaku anggota keluarga. Ini dimaksudkan untuk memberi kesempatan ke anggota keluarga untuk saling menyelami lebih dalam tentang isu dan masalah yang muncul sebagai unit keluarga.

Peran terapis di sini sangat netral, bahkan berjarak.

Begitu terapis sudah paham area mana yang butuh perbaikan, terapis akan mencoba mengubah perilaku, hubungan, juga posisi dalam keluarga untuk mencari keseimbangan dalam keluarga lewat langkah yang lebih realistis.

4.      Narrative therapy

Terapi ini membantu individu dalam keluarga untuk membentuk karakter pribadi lewat instrospeksi diri dengan harapan bisa mengatasi masalah yang muncul antar anggota keluarga.

Terapi naratif membuat pasien berani melawan pengaruh buruk dengan penekanan utama ada di keluarga. Bahwa keluarga adalah yang utama, dan tak ada yang lebih penting dari keluarga.

Karena fungsinya yang fleksibel, terapi naratif kerap dipakai untuk individu.

5.      Bowenian therapy

Terapi ini cocok untuk keluarga jika salah satu anggota keluarga tak mau ikut dalam terapi.

Terapi bowenian dibuat dengan dua konsep utama, yaitu triangulation dan differentiation.

Triangulation praktiknya seperti curhat ke pihak ketiga, sedang differentiation merupakan pembelajaran diri untuk mengontrol reaksi emosi dalam hubungan rumah tangga.

6.      Milan therapy

Teknik terapi ini akan fokus pada analisis terkait hal yang dipercaya oleh tiap anggota keluarga.

Hasil analisis lalu dipetakan dalam bentuk semacam ujian yang musti dihadapai semua anggota keluarga, terutama yang berkaitan dengan konflik rasa saling percaya.

Ibaratnya, terapi milan mencoba membongkar pakem salah yang dianut sehingga konflik bisa direda.

Terapi psikologi untuk keluarga tak ubahnya jalan keluar yang praktis, dan tak perlu banyak sesi. Jenis terapi yang diambil harusnya didasarkan pada kebutuhan invidual tiap anggota keluarga.

Tujuannya jelas, yaitu menciptakan harmoni sehingga menjadi satu unit keluarga yang sehat.

Hubungi Kami

Layanan Berkualitas Yang Anda Terima Akan Kami kemas ke dalam Terapi Klinis Hipnoterapi, NLP, EFT, Ditambah Konsultasi Psikologi, Yang Pada Akhirnya Menjadi All in One Solution   Hipnoterapi Jakarta  Yang berkualitas, yang akan membuat anda Tidak Perlu kemana-mana lagi.

Butuh Info Lebih Detail?