WeCreativez WhatsApp Support
HERUMINDSET status is ONLINE
(Anda Terhubung Dengan \"Ibu Yulizar\")
Mengenal Anxiety

Mengenal Anxiety

Kecemasan atau anxiety adalah reaksi seseorang terhadap stres yang memiliki gejala psikologis dan fisik. Perasaan tersebut muncul dari amigdala, yakni wilayah otak yang mengatur respons emosional yang kuat. Stres dan anxiety yang tidak terkendali dapat menjadi tidak sehat, baik secara fisik maupun psikologis. Jika Anda mengalami anxiety, penting untuk segera mencari pertolongan.

Anxiety atau kecemasan adalah respons alami tubuh seseorang terhadap stres. Hal ini dapat muncul sebagai perasaan khawatir atau justru takut pada apa yang akan terjadi nanti. Tapi tidak semua orang merasakan cemas apabila menghadapi situasi tersebut. Cemas adalah perasaan yang normal apabila masih dapat terkendali dan hilang setelah faktor pencetus teratasi. Jika perasaan cemas menetap dan menimbulkan gangguan dalam aktivitas sehari-hari maka kondisi tersebut dapat dikatakan sebagai gangguan kecemasan (anxiety disorder).

Gejala yang Ditimbulkan Anxiety

Terapi Depresi, Hipnoterapi Kesehatan, Konsultasi psikologi, Hipnoterapi

Setiap orang memiliki perasaan cemas di suatu titik dalam kehidupan mereka. Anxiety adalah perasaan takut, khawatir, atau perasaan tidak menyenangkan terhadap sesuatu. Hal ini bisa menjadi reaksi terhadap stres atau pada orang yang tidak mampu mengenali pemicu stres dalam kehidupan mereka. Beberapa penyebab stres dan kecemasan yakni perpindahan tempat, memulai sekolah atau pekerjaan baru, menderita cedera atau penyakit, memiliki teman atau anggota keluarga yang sakit, kematian anggota keluarga atau teman, menikah, dan memiliki bayi. Stres atau cemas karena kondisi-kondisi tertentu belum tentu menandakan bahwa Anda menderita gangguan kecemasan. Gangguan kecemasan muncul apabila setelah faktor penyebab yang mencetuskan rasa cemas tersebut hilang namun Anda masih terus merasa cemas, atau kecemasan yang dirasakan sangat mengganggu aktivitas Anda sehari-hari sehingga menimbulkan kesulitan dalam bekerja, sekolah, atau menjalani hari Anda.

Stres dan anxiety tidak selalu buruk. Dalam jangka pendek, kondisi ini dapat membantu mengatasi tantangan atau situasi tertentu. Misalnya, mengkhawatirkan untuk mendapatkan pekerjaan, merasa gugup sebelum ujian besar, atau merasa malu dalam situasi sosial tertentu. Jika Anda tidak mengalami kecemasan atau anxiety, Anda mungkin tidak termotivasi untuk melakukan hal-hal yang perlu dilakukan, misalnya belajar untuk menghadapi ujian besar atau mawas diri dengan kekurangan yang selama ini mungkin terdapat dalam diri Anda.

Sebagian orang merasa cemas dari waktu ke waktu. Namun, kecemasan atau anxiety bisa menjadi tidak normal jika mengganggu aktivitas sehari-hari. Beberapa gejala yang ditimbulkan dari kecemasan yang mengganggu ini meliputi denyut jantung yang cepat, jantung berdebar-debar (palpitasi), mual, gemetar, sulit berkonsentrasi, berkeringat, mulut kering, sakit dada, sakit kepala, sulit atau tidak bisa tidur, dan bernapas cepat.  Kecemasan bisa menjadi tidak normal, jika kondisi ini muncul tanpa alasan yang jelas saat tidak ada situasi yang penuh tekanan.

ref.
NHS Choices UK (2016). Generalised anxiety disorder in adults.
Knott, L. Patient (2017). Anxiety.
Medina, J. Psych Central (2017). Panic Disorder Symptoms
Healthline (2017). Stress and Anxiety.
Harvard Health Publishing. Anxiety and physical illness.
Healthline (2016). Anxiety Overview.

Mengenal tipe – tipe OCD

Mengenal tipe – tipe OCD

Hipnoterapi Herumindset Palm88

Tipe – tipe OCD

Obsessive compulsive disorder atau OCD adalah salah satu bentuk kelainan kecemasan klinis yang di tandai adanya perilaku obsesif (harus/ tidak ada toleransi) yang berkaitan dengan perilaku kompulsif (melakukan sesuatu secara berulang – ulang seperti ritual). Perilaku kompulsif ini bertujuan untuk menetralisasi perilaku obsesifnya. 

Berikut tipe – tipe OCD : 

  • Checkers, yaitu orang yang terobsesi untuk selalu memeriksa (check-recheck), misalnya, pintu atau jendela sudah terkunci atau setiap peralatan elektronik sudah dalam kondisi off. Penyebab adalah kecemasan yang irasional. Misalnya, bila lupa mengecek berulang kali, dia merasa bahaya mengintai setiap saat dan bisa mencelakai diri dan sekelilingnya. Bila hal itu terjadi, dia akan menganggap dialah orang yang pertama yang patut disalahkan. 
  • Washers and cleaners, yaitu orang yang memiliki ketakutan irasional akan terkontaminasi kuman, sehingga secara kompulsif akan berusaha menghindarkan diri dari kontaminasi tersebut, misalnya dengan selalu mencuci (baju, tangan, tubuh). Namun, meskipun sudah berkali – kali mencuci, ia tak kunjung merasa aman. Pada beberapa kasus tipe ini dapat terjadi akibat trauma diperkosa atau diperlakukan secara tidak senonoh secara seksual, sehingga dirinya merasa terus kotor. 
  • Orderers, yaitu orang yang fokusnya mengatur segala sesuatu agar tepat pada tempatnya. Mereka akan jadi sangat tertekan bila benda – benda itu dipindahkan, dipegang atau ditata oleh orang lain. 

Hipnoterapi Kesehatan

OCD ( Obsessive Compulsive Disorder )

  • Obsessionals, yaitu orang yang memiliki pemikiran obsesif dan intrusif, bahkan terkadang menakutkan, bahwa dirinya bakal mengakibatkan kemalangan atau kecelakaan. Pada kasus ekstrem, ada individu yang harus selalu mencuci rambutnya tujuh kali setiap mandi. Karena tujuh adalah lucky number dan bila ia tidak melakukannya, maka ia akan terus di hantui rasa cemas. 
  • Hoarders, yaitu orang yang senang mengumpulkan barang – barang yang tidak penting dan berharga, seperti bekas bungkus makanan, bekas tiket dan tidak mampu membuangnya sehingga kebiasaannya itu mengganggu dan dipandang aneh oleh orang lain. 
Mengenal OCD ( Obsessive Compulsive Disorder )

Mengenal OCD ( Obsessive Compulsive Disorder )

Herumindset Palm88
Hipnoterapi Kesehatan

Obsessive compulsive disorder atau OCD adalah salah satu bentuk kelainan kecemasan klinis yang ditandai adanya perilaku obsesif (harus/ tidak ada toleransi) yang berkaitan dengan perilaku kompulsif (melakukan sesuatu secara berulang – ulang seperti ritual). Perilaku kompulsif ini bertujuan untuk menetralisasi perilaku obseesifnya. 

Hampir semua ahli sepakat bahwa segala jenis anxiety disorder (gangguan kecemasan, termasuk OCD) berkaitan dengan kegagalan attachment (ikatan emosional yang kuat antara bayi dan pengasuhnya, baik orang tua maupun pengasuh sebenarnya). Attachment ini sangat dibutuhkan bayi di masa – masa awal kehidupannya di dunia. Bila memiliki dasar attachment yang kuat, bayi akan merasa percaya diri karena merasa ada individu yang selalu siap melindunginya. 

Dalam kehidupan sehari – hari, memang banyak perilaku yang seolah – olah tampak seperti menderita OCD. Misalnya, ada orang yang merasa tidak cukup satu kali memeriksa apakah pintu dan jendela sudah di kunci sebelum meninggalkan rumah atau ada yang berkali – kali merapikan rambutnya karena tak ingin tampak berantakan di depan orang lain. 

Namun, sampai batas- batas tertentu, kondisi tersebut sebenarnya lebih tepat di sebut perilaku perfeksionisme (penuntut kesempurnaan). Perlu diketahui, kecenderungan perfeksionis berbeda dengan perilaku OCD, meski sama – sama mengandung unsur kompulsif. 

Seseorang baru bisa di sebut OCD bila antara lain, memiliki beberapa kecenderungan. Antara lain, obsesinya itu disebabkan oleh kecemasan yang sulit diterima akal sehat. Selain itu, juga terdapat pikiran, dorongan (impuls) dan bayangan yang tidak berkaitan dengan masalah nyata. Bagi penderita OCD, semua itu berusaha ditekan atau di hilangkan dengan pikiran atau perilaku lain yang bersifat kompulsif. Misalnya, bila ia tidak mencuci tangan setiap lima menit sekali, maka di kepalanya muncul pikiran ia akan terkena kuman dan meninggal. 

OCD ( Obsessive Compulsive Disorder )
Hipnoterapi Kesehatan

Dari sudut pandang psikologi, perfeksionisme adalah suatu keyakinan pada diri individu bahwa kesempurnaan dapat dan harus dicapai dalam bentuk yang patologis (kecenderungan penyakit), perfeksionisme adalah suatu keyakinan pada diri seseorang bahwa segala sesuatu yang kurang sempurna tidak dapat diterima/ di toleransi. Orang lain yang tidak sepaham dengannya, di anggap tidak mau diajak menjadi lebih baik. Tak heran bila perilaku itu sering kali mengganggu interaksi dengan orang lain. 

Perfeksionisme umumnya berakar dari pola asuh dalam keluarga yang cenderung otoritarian, yaitu orang tua memberikan kontrol yang kuat dan tuntutan yang tinggi pada anak – anaknya dan dibarengi dengan cinta yang bersyarat (artinya, penghargaan dan cinta hanya akan diberikan bila anak menuruti keinginan orang tua). Pola itu akan tertanam pada diri anak hingga dia dewasa. 

Meski tidak berikatan langsung dengan OCD, sebenarnya perfeksionisme merupakan salah satu ciri dari OCPD (obsessive compulsive personal disorder). Apa yang di maksud dengan OCPD dan apa bedanya dengan OCD? Jawabnya, kalau penderita OCD menyadari bahwa perilakunya memang tidak rasional dan ia menjadi tersiksa sendiri. Penderita OCPD justru merasa nyaman dengan kondisinya. Akibatnya, sangat sulit meyakinkan kepadanya bahwa dia memiliki perilaku menyimpang. 

Dengan kata lain, kalau OCD bersifat ego dystonic (penyimpangan tidak berkaitan dengan konsep diri penderita), maka OCPD bersifat ego syntonic (oleh penderita di anggap sebagai bagian dari konsep dirinya, sehingga tidak dirasakan sebagai penyimpangan). 

Menahan Tawa dan Sedih yang Spontanitas

Menahan Tawa dan Sedih yang Spontanitas

Hipnoterapi Herumindset Palm88
Hipnoterapi Kesehatan

Pernah mengalami ini atau ini hal yang sedang Anda alami saat ini.

Kalau teringat peristiwa lucu, tidak bisa menahan diri untuk tertawa, bahkan ketika berada di tengah orang banyak juga sering dilanda perasaan sedih tiba – tiba, kadang – kadang tanpa diketahui penyebabnya. 

Lalu Anda bertanya “Apa yang sedang terjadi pada saya? Apakah saya mulai gila? Dan apakah masa kecil saya tidak bahagia menjadi penyebab timbulnya perilaku itu?”

Hipnoterapi Herumindset Palm88
Hipnoterapi Mengendalikan Emosi

Dengan Anda menanyakan yang terjadi pada diri Anda saat ini, menunjukkan Anda tidak gila. Problem Anda saat ini lebih pada kemampuan untuk mengendalikan diri. Bila kebiasaan ini berlanjut, orang – orang di sekitar mungkin menganggap Anda aneh. Demikian juga perasaan sedih. Bila keadaan ini terlalu sering Anda alami, Anda akan tampil sebagai pribadi pemurung.

Untuk menghilangkan kebiasaan tersebut, cobalah terlibat dalam aktivitas yang bisa membuat Anda merasa berarti dan bermanfaat, agar lambat laun dapat meningkatkan semangat Anda menjalani kehidupan, perlu di ingat, bila Anda ingin menikmati hal – hal lucu atau menyenangkan, lihatlah situasi, pantaskah Anda tertawa sendiri. Kalau tidak, coba tarik napas dalam – dalam dan diam sejenak, maka emosi ini lebih bisa dikendalikan.

Pengalaman masa lalu yang kurang menyenangkan jangan dijadikan patokan bahwa kehidupan Anda saat ini menyedihkan. Bagaimana Anda menjalani kehidupan ini, tergantung diri Anda sendiri. Bila Anda menentukan ingin merasa bahagia, biasanya keinginan itu akan di ikuti langkah atau solusi untuk mencapainya.

Gejala Depresi

Gejala Depresi

Tak jarang orang meremehkan depresi yang dialami dan menganggap kondisi itu akan hilang sendiri dengan berjalannya waktu. Padahal, masalah ini justru akan menimbulkan problem – problem lain yang lebih parah. Biasa nya orang depresi memiliki suasana hati yang buruk. Ia juga kehilangan minat pada sesuatu yang di sukainya dan kehilangan energi untuk melakukan berbagai hal. Jika hal tersebut di biarkan, tentu fungsi dan peran orang tersebut di keluarga atau tempat kerjanya akan terganggu dan bahkan hilang.

Hampir semua orang pernah merasa “kelebiha beban”. Apabila terus – menerus berlangsung, depresilah yang akan membuat seseorang terusmerasa tertekan dalam hidupnya. Bagaimana mencegah dan mengatasinya?

Gejala Depresi

untuk mengetahui apakah anda terserang depresi atau tidak, ketahuilah tanda – tanda nya adalah:

Gejala Utama Depresi:

  • Suasana hati (mood) depresif.
  • Hilang minat dan kesenangan.
  • Kurang energi atau mudah lelah.

Gejala Depresi lainnya:

  • Kurang konsentrasi dan perhatian.
  • Turun kepercayaan diri.
  • Muncul perasaan bersalah tidak berguna dan niat membahayakan diri sendiri, termasuk bunuh diri
  • Memiliki pandangan masa depan yang suram dan pesimistis.
  • Tidur terganggu.
  • Kurang nafsu makan.

Bantu orang terdekat dari gejala depresi

Jangan biarkan orang yang kita sayangi terjebak dalam depresi, berikut cara membantu orang terdekat kita dari depresi:

  • Meningkatkan kepekaan terhadap kondisi si penderita.
  • Mengajak penderita untuk bercerita atau berbagi untuk meringankan bebannya.
  • Membawa penderita ke dokter apabila ia sudah dilanda depresi berkepanjangan. Dokter kejiwaan atau psikolog bisa menjadi 2 pilihan.
  • Apabila khawatir penderita dicap gila, karena berkonsultasi ke dokter jiwa, kita bisa membawa penderita ke dokter umum terlebih dahulu agar dokter umum dapat menganalisis kebutuhannya. Jika memang memerlukan bantuan lebih, penderita akan dirujuk sesuai permasalahannya.
Penyebab Depresi Pada Wanita

Penyebab Depresi Pada Wanita

Depresi bukanlah masalah sepele. Ada ancaman serius bagi penderitanya. Akibat depresi berkepanjangan ini, seseorang bisa terdorong ingin bunuh diri, yang lebih memprihatinkan, ternyata perempuan lebih rentan terserang depresi. Secara hormonal perempuan memang dua kali lebih rentan terserang ketimbang laki – laki. Biasanya depresi menyerang di saat terjadi perubahan hormon dalam diri perempuan, seperti masa pre-menstruasi, pasca melahirkan atau monopouse.

secara gender wanita memiliki beban dibanding laki – laki. Tuntutan multi peran, ibu dan istri yang kerap dijalani wanita membuatnya sering “Kelebihan” beban dan menghadapkan nya pada berbagai macam konflik. Wanita bekerja juga harus menghadapi konflik di lingkungan kerja, baik dengan atasan, klien, rekan kerja, ataupun bawahannya. Tak hanya sampai di situ. Secara kultural, posisi wanita hampir selalu ditempatkan pada posisi nomor dua yang membuat nya mendapat perlakuan berbeda di lingkungannya hanya karena dirinya seorang perempuan.

Penyebab Depresi Pada Wanita

Sebenarnya penyebab depresi tidak hanya seperti yang sudah disebutkan, biasanya depresi muncul akibat gabungan atau kombinasi faktor – faktor internal dan eksternal, Berikut faktor- faktornya:

Internal

  • Genetika, walaupun perannya tidak terlalu besar, faktor keturunan juga berpengaruh pada rentan atau tidaknya seseorang terserang depresi. Berikut beberapa hasil studi menyangkut urusan genetika.
  • Hormon, menyebabkan perubahan kimia dalam tubuh.
  • Kepribadian, misalnya mudah khawatir, sensitif, pemal, perfeksionis dan lainnya.
  • Pengalaman buruk masa lalu.

Eksternal

  • Penyakit medisdan pengobatannya.
  • Obat terlarang dan alkohol.
  • Hal yang memicu stres (stressor), seperti konflik keluarga, konflik dengan diri sendiri atau peristiwa kehilangan dan kekecewaan.

Tak jarang orang meremehkan depresi yang di alami dan mengganggap kondisi itu akan hilang sendiri dengan berjalannya waktu. Padahal, masalah ini justru akan menimbulkan problem – problem lain yang lebih parah.  “biasanya orang yang depresi memiliki suasana hati yang buruk. Ia, juga kehilangan minat pada sesuatu yang disukainya dan kehilangan energi untuk melakukan berbagai hal. jika hal tersebut dibiarkan, tentu fungsi dan peran orang tersebut di keluarga, lingkungan atau tempat kerjanya akan terganggu, bahkan hilang”

Seseorang yang mengalami depresi biasanya berubah menjadi lebih tertutup dan pendiam atau cenderung mengucilkan diri. pada saat itulah biasa nya ide untuk bunuh diri muncul. Depresi yang berkepanjangan juga menimbulkan ancaman kesehatan. Beberapa di antaranya adalah menurunnya daya tahan tubuh sehingga lebih mudah sembuh dari sakit, menurunnya kemampuan seksual (disfungsi seksual), serta terpengaruh metabolisme gula tubuh.

Wajib punya waktu pribadi

Seperti yang sudah disebutkan sebelumnya, para perempuan, memiliki resiko lebi tinggi terserang depresi. Namun jangan langsung khawatir. Kita bisa melakukan langkah pencegahan. Salah satu caranya adalah dengan meluangkan waktu untuk diri sendiri atau yang di sebut “me time”.

Biasanya para ibu jarang punya waktu inikarena sibuk mengurus rumah tangga dan pekerjaan. Kebanyakan ibu juga merasa bersalah apabila meninggalkan ana untuk “bersenang – senang”. padahal kegiatan ini sangat dibutuhkan dan merupakan hak setiap manusia, termasuk Ibu rumah tangga. Sekalipun sibuk mengurus anak, suami atau pekerjaan, Anda tetap harus meluangkan waktu setiap hari untuk diri sendiri. Minimal 30 menit. Lakukan kegiatan yag anda sukai hingga anda relaks dan tidak memikirkan beban yang ada.

Pola hidup teratur, istirahat cukupdan makan seimbang juga dapat mengurangi resiko depresi. Hal ini yang perlu di lakukan guna mencegah depresi adalah mengembangkan kehidupan spiritual. Berlajarlah memahami disi sendiri, orang. Sikap hidup positif dengan cara berfikir rasional dan obyektif serta menerima hal – hal yang memang tak dapat diubah.

Hubungi Kami

Layanan Berkualitas Yang Anda Terima Akan Kami kemas ke dalam Terapi Klinis Hipnoterapi, NLP, EFT, Ditambah Konsultasi Psikologi, Yang Pada Akhirnya Menjadi All in One Solution   Hipnoterapi Jakarta  Yang berkualitas, yang akan membuat anda Tidak Perlu kemana-mana lagi.

Butuh Info Lebih Detail?